Showing posts with label Kuliner Korea. Show all posts
Showing posts with label Kuliner Korea. Show all posts

Yuk, Mengenal Bumbu Masakan Khas Korea

Siapa K-Popers di sini yang nggak kepo sama makanan khas Korea? Mungkin nggak semuanya, tapi sebagian besar K-Popers atau pecinta drama Korea pasti udah nggak asing dengan berbagai makanan khas Korea seperti tteokbokki, kimbap, bibimbap, jiggae, dan pastinya kimchi. Makanan-makanan itu selalu wara-wiri di ampir setiap film dan drama, dan dijamin pasti bikin penonton ngiler sekaligus penasaran sama gimana rasa makanan tersebut.

Hidangan khas Korea didominasi oleh rasa pedas, manis dan asam. Rasa pedas bisa kita temukan di makanan seperti kimchi dan tteokbokki. Rasa asam dan sedikit kecut rupanya juga jadi favorit buat masyarakat Korea. Terbukti dari cita rasa kimchi yang jadi semacam makanan wajib yang harus selalu ada di setiap rumah.


Sebagai penggemar makanan khas Korea yang hidup jauh dari negeri oppa-oppa ganteng tersebut, yang bisa gue lakukan hanya pergi ke kafe dan restoran Korean food. Buat sekedar memesan tteokbokki atau jjajangmyun, gue harus menghabiskan dana sekitar 30-50 ribuan per porsinya. Harga yang cukup mahal bukan?

Nah, buat kalian yang senasib dengan eikeu, mungkin pernah browsing mengenai resep masakan Korea yang biasa kalian pesan di restoran. Kalian juga pasti bingung dengan bumbu-bumbunya dan dimana bisa beli bumbu-bumbu tersebut. Selain harganya cukup mahal, carinya pun lumayan susah terlebih di kota-kota kecil. Daripada bingung, yuk baca bahasan di bawah sebelum capcus ke swalayan atau order di sis olshop :)

Gochujang (pasta cabai)


Nah! inilah bumbu ajaib yang bikin citarasa makanan pedas khas Korea. Gochujang biasa dipakai buat mengolah kimchi, campuran bibimbap ataupun bulgogi. Gochujang dibuat dari cabai yang dikeringkan, garam, tepung beras, dicampur kedelai yang difermentasikan. Inilah yang bikin warnanya lebih gelap dari pasta cabai yang biasa kita lihat di Indonesia.

Ada beberapa brand gochujang yang populer di Korea dan beberapa udah ada yang jual di Indonesia. Kamu bisa cari pasta ini di swalayan besar ataupun swalayan khusus makanan Korea seperti K-Mart. Belakangan, di Instagram juga muncul olshop-olshop yang khusus menjual bumbu masakan Korea. Harganya variatif tergantung beratnya, mulai dari 40 ribuan sampe ratusan ribu.

Doenjang (pasta kedelai yang difermentasi)


Masih seputar pasta, ada lagi pasta yang dibuat untuk campuran masakan. Doenjang dibuat dari kedelai yang difermentasi. Rasanya asin dan manis, miri-mirip bumbu miso atau tauco kalo di Indonesia. Bumbu satu ini mungkin nggak sepopuler gochujang di Indonesia. Tapi perannya nggak kalah penting. Doenjang memberikan rasa khas pada saus ssamjang dan beberapa hidangan sup di Korea.

Gochugaru (bubuk cabai kering)


Bumbu satu ini bisa dibilang sangat familiar dengan orang Indonesia. Siapa yang gak kenal cimol dengan taburan cabai kering yang enak banget dikunyah? Di Korea juga ada nih bubuk cabai kering. Biasanya, gochugaru digunakan sebagai bahan pembuat kimci bersama dengan gochujang. Buat kamu yang pengen bikin kimchi tapi nggak punya gochugaru, bisa pake bubuk cabai yang ada kok. Malah rasanya lebih enak karena nggak begitu pahit seperti gochugaru dari Korea.

Ssamjang (sambal Korea)


Ssamjang adalah semacam sambal yang sangat populer di Korea. Orang Korea biasa makan ssamjang sebagai pelengkap makan bibimbap atau saat BBQ-an. Ssamjang dibuat dari campuran doenjang, gochujang, bawang putih, minyak wijen, cabai hijau dan gula. Warnanya merah menyala dengan tekstur kental khas sambal. rasanya? Dijamin pedes. Tapi kalo gue bilang masih lebih pedes rata-rata sambel di Indonesia sih :)

Kanjang (kecap Korea)


Yang ini persis kecap asin kalo di Indonesia! Kanjang atau ganjang ini biasa digunakan sebagai bumbu untuk menguatkan rasa. Ada beberapa jenis kanjang, ada yang digunakan khusus sebagai bumbu masak, ada yang khusus buat cocolan, ada juga yang khusus untuk menghilangkan bau amis pada seafood. 

Nah itulah beberapa bumbu khas masakan Korea yang bisa kamu coba. Nggak ada salahnya bikin masakan Korea di rumah.Rasanya nggak kalah dibanding yang kamu beli di restoran. Selain lebih hemat, pastinya lebih puas karena bisa bikin sebanyak yang kamu mau :) 

Gue sendiri paling sering bikin kimchi di rumah. Paling enak buat teman makan mi atau nasi goreng, dan rasanya lebih cocok di lidah ketimbang kimchi yang biasa dihidangkan di restoran haha! Nanti kapan-kapan gue posting di sini deh step by step nya.

Selamat mencoba ya :)

Ini Dia Ramyun Pedas Instan Paling Populer di Korea

Buat kamu pecinta drama Korea pastinya udah gak asing dengan adegan makan ramyun, komplit dengan panci dan tutupnya. Ramyun memang makanan yang populer di Korea Selatan. Gak jauh beda dengan mie instan di Indonesia, ramyun instan di Korea juga sangat banyak dari berbagai merk. Rata-rata bercita rasa pedas dan dijamin bikin ketagihan. Apa aja sih ramyun instan paling pedan dan populer di Korea? Selain Shin Ramyun pastinya :p

1. 꼬꼬면 – Kko Kko Myun (Kokomen)


Ramyun ini memiliki rasa kaldu ayam dengan sedikit merica (meskipun begitu Ramyun ini tidak pedas). Mie ramyun ini terkenal setelah ikut serta dalam Qualifications of a Man.

2. 진라면 – Jin ramyun


Jin ramyun adalah salah satu mie ramyun klasik Korea Selatan yang dibuat oleh perusahaan Ottogi. Tersedia dengan dua rasa yang berbeda: Mild dan Spicy. (Rasanya tidak sepedas Shin ramyun).

3. 짜파게티 – Jjapaghetti


Apa kamu pernah mencoba makanan Korea-Cina Jajangmyeon? Nah, ini adalah versi Ramyun Instan dari Jajangmyeon. Jangan lupa saat memasak mie ini, pertama saring airnya, kemudian campurkan bumbu Jjapaghetti.

4. 무파마 – Mupama


Mie ramyun ini memiliki rasa sedikit pedas dengan sedikit rasa bawang!

5. 나가사끼 짬뽕 – Nagasaki Jjamppong


Rasa Ramyun ini adalah versi sedikit pedas dari “Kko Kko Myun” dan bermaksud untuk menghasilkan rasa mie dengan gaya Jepang seperti Jjamppong.

6. 남자라면 – Namja ramyun


Namja ramyun secara harfiah berarti “Mie Laki-laki”, mie ramyun ini seharusnya sangat pedas menurut iklan. Tapi pada kenyataannya, rasanya setingkat “Shin Ramyun”. Ramyun ini terbilang baru dan memiliki rasa yang juga sedikit baru.

7. 너구리 라면 – Neoguri ramyun


Neoguri ramyun rasanya seperti varian spicy Jjamppong! Ini adalah mie ramyun favorit di Korea Selatan. Mie ini juga dicampur dengan Jjapaghetti karena acara TV populer Where Are You Going, Dad?

8. 삼양라면 – Samyang ramyun


Ramyun ini adalah salah satu yang paling klasik. Ramyun ini lebih kecil daripada Shin Ramyun dan sepertinya memiliki rasa kaldu seperti daging Ham. Hmm… jadi nggak sabar ingin mencoba nih!

9. 신라면 – Shin ramyun


Shin Ramyun adalah mie ramyun yang paling populer di Korea Selatan atau setidaknya salah satu Ramyun dengan penjualan terbaik. Tersedia dengan dua rasa, Black dan Original. Menurut beberapa orang yang tidak terbiasa dengan makanan pedas Korea Selatan, rasa Original cukup pedas! Kalau kamu takut untuk mencobanya, kamu harus mencoba Shin ramyun Black. Rasa kaldunya sangat berbeda, karena Ramyun Black rasanya seperti rasa Original yang dicampur dengan bawang putih.

10. 틈새라면 – Teumsae ramyun



Ramyun ini dianggap paling pedas dari semua mie ramyun yang bisa kamu dapatkan di Korea Selatan. Ramyun ini terinspirasi dari Teumsae, restoran Ramyun yang sangat populer di Myeongdong. Hati-hati, karena bahkan untuk seseorang yang mampu menikmati makanan pedas Korea, mie ini kadang-kadang masih membuat sakit perut.

dikutip dari : ceritakorea.com